Pages

Wednesday, May 21, 2014

MERAIH EMPAT KEMENANGAN

Saat terbangun di 1/3 malam, kita berhak merayakan kemenangan. Karena setan sdh bisa kita lumpuhkan 1 kekuatannya - saat kita memuji Allah. Babak pertama pun kita menangkan. Saat kita menunaikan salat malam, setan kalah di babak kedua. Tiga ikatan yg semula ia pasang di kepala kita sdh terurai. Bila kita juga mendatangi shalat subuh berjamaah, setan semakin terdesak posisinya. Terlebih bila kita tutup waktu pagi dengan sholat dhuha. Cukuplah kita berbahagia dan merasa menang, lantaran bisa mengalahkan setan di awal hari yg kita lalui.

Bangun pagi itu dahsyat...

Karena hanya manusia pilihan yg bersedia melakukannya. Saat manusia lain sedang tidur, para manusia pagi sdh menghadap Rabbnya. Ia merelakan dirinya berdekat-dekat dan berlama-lama dg Tuhannya. Bangun pagi juga baik untuk kesehatan diri. Pikiran masih segar utk belajar. Selain itu, waktu pagi juga menyimpan rahasia rezeki.

Shalat tahajud itu dahsyat...

Karena tidak semua orang mau dan tergerak melakukannya. Mungkin ia terbangun saat itu, namun yg menggerakkan dirinya utk shalat tahajud itu adalah Allah. Maka, bila kita diberikan hati yg rindu bahkan mencintai shalat tahajud, bersyukurlah. Banyak keutamaan yg diberikan. Waktu sahur adalah saat istimewa utk pengabulan doa sekaligus pengampunan dosa. Ada efek medis atau kesehatan juga. Silakan dibaca pernyataan Mohammad Soleh, Dosen IAIN Surabaya yg meneliti manfaat shalat tahajud utk disertasinya.

Shalat subuh itu dahsyat...

Bagaimana tidak dahsyat, dua rakaat shalat fajarnya - dua rakaat sebelum subuh - saja nilainya lebih baik dari dunia dan seisinya. Saat itu malaikat juga menyaksikannya. Nilainya sma dengan shalat malam sepenuh malam. Selain itu Allah juga menjanjikan surga bagi pelakunya.

Shalat dhuha itu dahsyat...

Shalat dhuha dua rakaat mampu menggantikan 360 sedekah yg harus dilakukan oleh ruas tulang kita. Shalat dhuha empat rakaat jg dahsyat utk mengoptimalkan rezeki sesuai dengan janjiNya. Sebgaimana Rasulullah SAW bersabda, "Allah Azza wa Jalla berfirman, yg artinya :
"Wahai anak Adam, jangan sekali-kali engkau malas mengerjakan 4 rakaat pada permulaan siang (yakni shalat dhuha), nanti akan Kucukupi kebutuhanmu pada sore harinya." (HR. Hakim)

Bila kita berhasil bangun pagi, berhasil mengerjakan shalat tahajud, berhasil shalat subuh berjamaah, dan berhasil menunaikan shalat dhuha, maka empat kemenangan sudah kita raih. Namun jangan lengah, karena setan masih berkesempatan untuk mengelincirkan kita pada waktu berikutnya.
Antara waktu dhuha dan zuhur, kita juga mesti berjuang agar saat zuhur bisa pula mendatangi shalat jamaah. Demikian pula waktu antara zuhur dan asar. Antara asar dan maghrib. Antara maghrib dan isya. Dan antara isya dan waktu tahajud.

Pertarungan demi pertarungan akan kita sikapi. Jangan sampai hanya menang di awal hari, namun kalah di penghujungnya. Ibarat menang saat mendahului start, namun kalah di finishnya.
Semoga Allah memberikan kekuatan kepada kita semua dalam menjalani hari-hari ini. Sisa hari yang merupakan detik-detik atau langkah-langkah menuju kematian kita. Wallahul Musta'an.

Dikutip dari buku "Dahsyatnya Bangun Pagi, Tahajud, Subuh & Dhuha" karya Fadlan al-ikhwani.

No comments:

Post a Comment